Home
Kalender Kegiatan Komunitas
Renungan Prapaskah 2018
Bacaan Harian Bersama John Main
Daily Wisdom
Weekly Teaching
Newsletter
Renungan Bacaan Injil
Bahan Pengajaran
> > Bahasa Indonesia
> > Bahasa Inggris
Cara Bermeditasi
Pokok Pengajaran
Oblat WCCM
Kerabat Meditator


Acara Khusus
Jadwal Pertemuan
Kolom Tanya Jawab
Berita & Foto
Sharing
Kepustakaan
Tentang Kami
Hubungi Kami















Links:
Bahasa Inggris
* WCCM
* Programme | Bonnevaux Centre for Peace
* School of Meditation
* Christian Meditation for Priests












SILENCE AND STILLNESS IN EVERY SEASON
(JALAN KEHENINGAN SEPANJANG TAHUN)

Edited by Paul Harris
Continuum – 1997

Daily Reading with John Main
(Bacaan Harian Bersama John Main)

Catatan: untuk bacaan harian dari bulan Juli sampai Desember tidak akan dimasukkan dalam web ini karena "Jalan Keheningan Sepanjang Tahun" akan diterbitkan dalam bentuk buku.
10 Mei

Ketika anda mulai bermeditasi anda harus mempunyai cukup motivasi. Anda harus mempunyai tujuan agar anda tetap terus bermeditasi, dorongan untuk memulai perjalanan. Tidak ada tujuan yang lebih baik daripada untuk mencapai keharmonisan baik di luar maupun di dalam diri kita. Damai adalah salah satu tujuan yang baik juga dan mempersatukan kita semua. Dalam banyak Kitab Suci baik dalam tradisi Timur atau Barat tujuan ini dijabarkan sebagai suatu kekudusan, keselamatan atau kehidupan. Anda merasakannya sebagai hidup yang utuh, sesuatu yang membuat manusia benar-benar hidup. Jadi, jika anda memerlukan suatu tujuan sebagai motivasi bagi anda untuk bermeditasi maka tujuan itu dapat menjadi alasan yang cukup baik. Tetapi waktu anda mulai bermeditasi dengan teratur di dalam hidup anda, anda akan mulai menyadari bahwa meditasi sangat dinamis.

Segera anda bermeditasi anda akan menyadari bahwa anda semakin kurang menuntut dan anda tidak melihat lagi hasil yang diperoleh. Kita bermeditasi karena meditasi adalah jalan yang paling jelas yang kita temukan untuk menuntun kita menjadi utuh, suatu kesatuan yang diluar kontrol kita atau bukan milik kita dan yang hanya dapat dinikmati kalau kita menerimanya sebagai anugerah. Dalam meditasi kita menemukan bahwa menerima anugerah ini berarti menerima kehidupan yang diberikan pada kita, untuk menjadi utuh, menjadi satu dan dengan demikian mengaktifkan semua kemampuan kita, untuk menjadi bahagia, menjadi diri yang sesungguhnya. Meditasi bagi roh seperti bernafas bagi tubuh.

The Heart of Creation



Bacaan Harian Lainnya:







Meditasi Kristiani Online:
Praktek dan Pengajaran Singkat
Six Week
Week 1:


Week 2:


Week 3

Week 4

Week 5

Week 6

Subscribe Youtube: Meditasi Kristiani Indonesia



YOUTUBE: